Pengertian pendidikan menurut para Ahli

Dengan perkembangan zaman di dunia pendidikan yang terus berubah dengan signifikan sehingga banyak merubah pola pikir pendidik, dari pola pikir yang awam dan kaku menjadi lebih modern. Hal tersebut sangat berpengaruh dalam kemajuan pendidikan di Indonesia. Menyikapi hal tersebut pakar-pakar pendidikan mengkritisi dengan cara mengungkapkan dan teori pendidikan yang sebenarnya untuk mencapai tujuan pendidikan yang sesungguhnya.

Tujuan pendidikan adalah menciptakan seseorang yang berkwalitas dan berkarakter sehingga memiliki pandangan yang luas kedepan untuk mencapai suatu cita- cita yang di harapkan dan mampu beradaptasi secara cepat dan tepat di dalam berbagai lingkungan. Karena pendidikan itu sendiri memotivasi diri kita untuk lebih baik dalam segala aspek kehidupan.

Pendidikan bisa saja berawal dari sebelum bayi lahir seperti yang dilakukan oleh banyak orang dengan memainkan musik dan membaca kepada bayi dalam kandungan dengan harapan ia bisa mengajar bayi mereka sebelum kelahiran.

Bagi sebagian orang, pengalaman kehidupan sehari-hari lebih berarti daripada pendidikan formal. Seperti kata Mark Twain, “Saya tidak pernah membiarkan sekolah mengganggu pendidikan saya.”

Baiklah langsung saja kita paparkan beberapa pengertian pendidikan menurut beberapa sumber.

Pada dasarnya pengertian pendidikanUU SISDIKNAS No.20 tahun 2003 ) adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.

Menurut kamus Bahasa Indonesia Kata pendidikan berasal dari kata ‘didik’ dan mendapat imbuhan ‘pe’ dan akhiran ‘an’, maka kata ini mempunyai arti proses atau cara atau perbuatan mendidik. Secara bahasa definisi pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusiamelalui upaya pengajaran dan pelatihan.

Menurut Ki Hajar Dewantara (Bapak Pendidikan Nasional Indonesia) menjelaskan tentang pengertian pendidikan yaitu: Pendidikan yaitu tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak, adapun maksudnya, pendidikan yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.

Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang.

Menurut UU No. 20 tahun 2003 Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara.

Sedangkan pengertian pendidikan menurut H. Horne, adalah proses yang terus menerus (abadi) dari penyesuaian yang lebih tinggi bagi makhluk manusia yang telah berkembang secara fisik dan mental, yang bebas dan sadar kepada vtuhan, seperti termanifestasi dalam alam sekitar intelektual, emosional dan kemanusiaan dari manusia.

Dari beberapa pengertian pendidikan menurut ahli tersebut maka dapat disimpulkan bahwa Pendidikan adalah Bimbingan atau pertolongan yang diberikan oleh orang dewasa kepada perkembangan anak untuk mencapai kedewasaannya dengan tujuan agar anak cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri tidak dengan bantuan orang lain.

Demikian pengertian pendidikan, mudah-mudahan bermanfaat.

[dikutip dari berbagai sumber)

publikasi by> Nur awalianti

10531610168410

3 thoughts on “Pengertian pendidikan menurut para Ahli

  1. sukur.H.Tjanaba mengatakan:

    Pendidikan adalah kegiatan manusia yang dilaksanakan untuk membantu sesama manusia agar mau dan mampu meraih harkat dan martabatnya sebagai manusia. Sering disingkat dengan mengatakan, bahwa pendidikan adalah upaya memanusiakan manusia. Ini berarti, bahwa tanpa sesama manusia, tanpa pergaulannya dengan sesama manusia, maka manusia itu tidak akan menjadi manusia. Perlu kita ketahui ada beberapa batasan pendidikan yang sudah dikembangkan. Di tahun 1960-an sudah dikembangkan suatu batasan pendidikan yang bersifat menyeluruh dan menekankan pada perubahan tingkah laku manusia, sebagai berikut:

    Pertama, “pendidikan adalah usaha atau kegiatan yang dijalankan dengan sengaja,teratur, dan berencana dengan maksud mengubah tingkahlaku manusia ke arah yang diinginkan”. Batasan ini menegaskan,bahwa pendidikan itu tidak boleh dilaksanakan ‘panas-panas tahi ayam’, tetapi harus ‘sengaja,teratur, dan berencana. Selanjutnya, pendidikan bertujuan ‘ mengubah tingkah laku manusia’ karena jika suatu program pendidikan tidak menimbulkan perubahan tingkahlaku, maka gagal pendidikan itu.Kemudian, perubahan itu haruslah ke arah yang diinginkan oleh masyarakat-bangsa, dan jika masyarakat-bangsa Indonesia yang dimaksud, maka arahnya adalah manusia pancasila, manusia yang mendarahdagingkan kelima sila dan bertingkahlaku sesuai dengan nilai-nilai yang diungkapkan oleh sila-sila tersebut.

    Batasan pendidikan yang kedua (1989) berbunyi, “pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengarahan dan atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang.” Sama dengan batasan pertama, maka kegiatan yang disebut pendidikan itu haruslah dilaksanakan dengan sadar untuk menyiapkan peserta didik agar mampu memainkan peranannya di masa depan. Persiapan itu dilakukan melalui: (a) kegiata bimbingan- guna menanam, memupuk dan mengembangkan sikap mental pembaharuan dan pembangunan di dalam diri peserta didik-, (b) kegiatan pengajaran- guna menyampaikan pengetahuan dan informasi fungsional yang dapat digunakan untuk meningkatkan mutu dan taraf hidup-, (c) kegiatan pelatihan- guna menyampaikan keterampilan yang relevan yang dapat digunakan sebagai bekal untuk mencari nafkah sehari-hari

    • aspirasimu mengatakan:

      terimah kasih atas komentar anda..
      belajar adalah prses perubahan dari tidak tau menjadi tahu

    • aspirasimu mengatakan:

      Berbicara mengenai pendidikan tidak terlepas dari subjek dan objek .. dalam pendidikan sering kali kita menyatakan bahwa yang berperan penting dalam pembelajaran adalah guru, siswa tepanya pemblajaran itu hanya seputas di bangku sekolah . ketika kita telaah denga baik dan berdasarkan kenyataan yang ada kebanyakan siswa mengalami kesulitan dalam pelajaran mereka, mereka cenderung merasa tertekan ketika di berikan tugas, apalagi disuruh untuk mendiktat.. taukah anda tampa sadar kita sebagai guru sedang memaksa mereka mengikuti segala aturn yang kita terapkan pada mereka. jika pada saat guru memberikan pelajaran hanya sedikit dari sekian siswa yanng mampu menanggp dan menanggapi pembelajaran yang di berikan guru, sedanga sebagian besarnya justru terpku diam dan yang lebih buruk lagi mereka bahkan tidak bisa menjaawab pertanyaan yang berkaitan apa yang telah di terangkan oleh guruny. inilah sebuah fakta yang tak bisa di pungkiri kagi kenyataanya. namun ketika mereka dhadapkan pada kenyataan mereka tak perlu di tana akan memberitahukan kita tentang suatu hal yanng mungkin belum mereka pelajari dalam banngku sekolah. contohnya. jika seorang anak SD di tanya tentang suatu alur cerita dalam sinetron, wah tampa panjang lebar anda akan di certiakan olehnya mulai dari seri pertama samapi ending. padalah kalau dalam pelajaran ini adalah sebuah pelajaran penting dlaalm bahasa Indonesia. tapi ketika di suruh satu persatu tampil di depan kelas sangat jarang yang mau. ini membuktikn bahwa kebanyakan pendidikan sekolah tidak meberikan kenyamanan yang membuat anak didik merasa plong dalam belajar.
      jadi pendidikan sesungguhnya adalah memahamkan anak didik akan suatu ilmu denga ilmu tersebut mereka merasa nyaman sehingga terjdi perubahan pada perilaku anak tersebut. namun sejatinya pendidikan tidak harus ada dalam bangku sekolah … dimanapun kita mampu menajdi seorang pendidik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s